SELAMAT DATANG DI BLOG INI

Dari Sana Kita Mulai


Lanjutan dari halaman"Dari Sana Kita Mulai"

Catatan

[1]"Di Mana Kita Mulai" (Where to Begin) diterbitkan dalam Iskra dan diterbitkan kembali oleh organisasi-organisasi Social-Demokratik lokal sebagai sebuah pamflet terpisah. Liga Social-Democratik Siberia mencetak 5.000 kopi dari dan mendistribusikannya ke seluruh Siberia. Pamflet tersebut didistribusikan juga di Samara, Tambov, Nizhni-Novgorod, dan kota-kota lain di Rusia.


[2] Rabocheye Dyelo (Perjuangan Buruh)-- sebuah jurnal dengan pandangan-pandangan "Kaum Ekonomis", organ Persatuan Sosial-Demokrat Rusia di luar negeri. Majalah ini terbit secara tidak teratur dan diterbitkan di Jenewa dari bulan April 1899 hingga Februari 1902, diedit oleh B. N. Krichevsky, A. S. Martinov, dan V.P. Ivanshin.

Semuanya berjumlah 12 nomor dalam 9 edisi.Lenin mengkritik pandangan-pandangan kelompok Rabocheye Dyelo dalam tulisannya "Apa yang harus Dilakukan" (What Is to Be Done?)


[3] "Listok" Rabochevo Dyela (Suplemen Rabocheye Dyelo) –– delapan nomor diterbitkan di Jenewa dengan jarak yang tidak teratur, antara Juni 1900 dan Juli 1901.


[4] Rabochaya Mysl (Pemikiran Buruh)-- sebuah koran "Kaum Ekonomis", organ Persatuan Sosial-Demokrat Rusia di luar negeri. Diterbitkan dari Oktober 1897 sampai Desember 1902. Semuanya berjumlah 16 terbitan: nomor 3 sampai 11 serta Nomor 16 diterbitkan di Berlin, sisanya di St. Peterburg. Koran ini diedit oleh K.M. Takharev dan rekan-rekannya yang lain. Lenin mencirikan pandangan-pandangan koran ini sebagai sebuah variasi ala Rusia dari oportunisme internasional dan mengkritiknya dalam sejumlah besar artikel-artikelnya yang diterbitkan di Iskra dan juga dalam karya-karya lain, termasuk dalam "What Is to Be Done?"


[5] Ini merujuk pada artikel "Tugas-tugas yang Mendesak dalam Gerakan Kita" (The Urgent Tasks of Our Movement) yang terbit sebagai tajuk rencana dalam Iskra no. 1, Desember 1900 (lihat edisi Collected Works ini, volume 4, halaman 366-71) Iskra ("Cetusan") adalah koran gelap pertama kaum Marxist yang menjangkau seluruh Rusia, didirikan oleh Lenin pada tahun 1900. Pendirian organ militan Marxis revolusioner ini merupakan "jaringan utama dan tugas pokok dalam mata rantai jaringan dan tugas-tugas" yang dihadapi kaum sosialis Rusia pada waktu itu. Sebab tidak mungkinnya mendirikan koran revolusioner di Rusia, karena adanya dakwaan polisi, Lenin, ketika masih dibuang di Seberia, menganjurkan secara detail rencana untuk menerbitkannya di luar negeri. Ketika masa pengasingannya berakhir pada bulan Januari 1900, Lenin segera merealisasikan rencananya. Bulan Februari ia mengadakan negosiasi dengan Vera Zasulich, yang telah datang ke St. Petersburg secara ilegal dari luar negeri, untuk berpartisipasi dalam kelompok Emansipasi Buruh di bidang penerbitan sebuah koran Marxist bagi seluruh Rusia. Apa yang kemudian dikenal sebagai Konferensi Pskov diadakan bulan April dengan partisipannya V.I. Lenin, L. Martov (Y. O. Tsederbaum), A. N. Potresov, S. I. Radchenko, dan kaum "Marxis legal" (P. B. Struve and M. I. Tugan-Baranovsky). Konferensi tersebut menyimak dan mendiskusikan draft editorial dari program penerbitan itu serta tujuan dari koran yang menjangkau seluruh Rusia (Iskra), serta majalah ilmiah dan politik Zarya ("Fajar"). Lenin mengunjungi sejumlah kota –– St. Petersburg, Riga, Pskov, Nizhni Novgorod, Ufa, and Samara – untuk menjalin hubungan dengan individu dan kelompok-kelompok Sosial-Demokrat dan meminta dukungan mereka terhadap Iskra. Pada bulan Agustus, ketika Lenin tiba di Swiss, ia dan Potresov bersama kelompok Emansipasi Buruh mengadakan konferensi, mengenai program dan tujuan dari koran dan majalah tadi, dengan mereka yang mungkin jadi kontributor, mengenai komposisi Dewan Editorial, dan juga mengenai soal markas redaksi. Nomor pertama ISKRA-nya Lenin terbit pada tanggal 11 Desember, 1900, di Leipzig, sedangkan nomor-nomor berikutnya dicetak di Munich; sejak April, 1902, di London; dan mulai musim semi 1903, di Jenewa. Dewan editorial ISKRA terdiri dari V.I. Lenin, G.V. Plekhanov, Y.O. Martov, P.B. Axelrod, A.N. Potresov dan V.I. Zasulich. Sekretaris pertama Dewan Editorial adalah I. G. Smidovich-Leman. N.K. Krupskaya menjadi sekretaris dewan editorialnya, pada musim semi 1901. Lenin lah, yang sebenarnya menjadi pemimpin redaksi dan tokoh terpenting ISKRA. Ia menerbitkan artikel-artikelnya mengenai semua masalah penting tentang organisasi Partai dan perjuangan kelas proletar Rusia, selain itu juga tentang kejadian-kejadian terpenting dalam urusan-urusan internasional. Sebagaimana direncanakan Lenin, Iskra menjadi pusat berkumpulnya kekuatan-kekuatan Partai, pusat pelatihan bagi buruh-buruh yang memimpin Partai. Di sejumlah kota di Rusia (St. Petersburg, Moscow, Samara, dan lainnya) kelompok-kelompok dan komite-komite RSDLP (Partai Buruh Demokrasi-Sosial Rusia) terorganisir mengikuti garis Iskra-nya Lenin. Organisasi-organisasi Iskra berkembang pesat dan bekerja dibawah kepemimpinan langsung para pendukung dan kawan-kawan seperjuangan Lenin: N. E. Bauman, I. V. Babushkin, S. I. Gusev, M. I. Kalinin, G. M. Krzhizhanovsky, dan lain-lain. Koran tersebut memainkan peran menentukan dalam perjuangan demi Partai Marxis untuk mengalahkan "kaum Ekonomis", dan untuk menyatukan berbagai lingkaran studi Sosial-Demokratik yang terpencar-pencar. Atas inisiatif dan partisipasi langsung Lenin, Dewan Editorial membentuk rancangan program Partai (diterbitkan dalam Iskra, nomor 21), dan menyiapkan Kongres II RSDLP, yang diselenggarakan pada bulan Juli dan Agustus 1903. Pada saat kongres diadakan, mayoritas organisasi Sosial-Demokrat Rusia telah mengkaitkan dirinya dengan ISKRA, menyetujui taktik-taktiknya, program-programnya dan rencana organisasi, serta mengakuinya sebagai organ kepemimpinan. Dalam resolusi khusus, Kongres memberikan catatan tentang peranan khusus yang dimainkan ISKRA dalam perjuangan partai, dan menerimanya sebagai Organ Pusat RSDLP. Kongres II menunjuk dewan editorial yang terdiri dari Lenin, Plekhanov dan Martov. Martov menentang keputusan partai dan menolak berpartisipasi, dan jadilah terbitan ISKRA Nomor 46-51 muncul dieditori Lenin dan Plekhanov. Kemudian Plekhanov menyeberang ke posisi kaum Menshevik dan menuntut agar bekas-bekas editor dari golongan Menshevik yang telah ditolak Kongres dijadikan dewan editorial. Lenin tidak bisa menyetujui anjuran tersebut, dan pada tanggal 19 Oktober (1 November, penangglan baru), 1903, ia meningalkan Dewan Editorial guna menguatkan posisinya di Komite Sentral dan mengadakan perjuangan melawan kaum oportunis Menshevik dari sana.

Nomor 52 ISKRA diedit oleh Plekhanov sendiri. Pada tanggal 13 November (26), 1903, Plekhanov atas inisiatifnya sendiri dan mencemoohkan kehendak Kongres, mengkooptasikan bekas-bekas editor Menshevik di Dewan Editorial. Dimulai pada nomor 52, kaum Menshevik mengambil alih ISKRA jadi organ oportunis mereka.


[6] Bagian ini merujuk pada aksi-aksi revolusioner massa yang terdiri atas para mahasiswa dan buruh –– demonstrasi-demonstrasi politik, rapat-rapat umum, dan pemogokan-pemogokan – yang terjadi dalam bulan Februari – Maret, 1901, di beberapa kota Rusia –– St. Petersburg, Moskow, Kiev, Kharkov, Yaroslavl, Tomsk, Warsaw, Belostok dan kota-kota lainnya. Pergerakan mahasiswa tahun 1900-1901, yang berawal dengan tuntutan-tuntutan akademik, mencapai watak aksi revolusioner melawan kebijakan otokrasi yang reaksioner; aksi-aksi mereka ini didukung oleh buruh-buruh yang maju dan hal itu mendapat sambutan di segala lapisan masyarakat Rusia. Sebab langsung dari berbagai demonstrasi dan pemogokan di bulan Februari dan Maret 1901 adalah pemanggilan wajib militer terhadap 183 mahasiswa Universitas Kiev sebagai tindakan hukuman atas partisipasi mereka dalam sebuah pertemuan mahasiswa.

Pemerintah melancarkan serangan gencar terhadap para partisipan aksi revolusioner; polisi dan pasukan Kazak membubarkan demonstrasi-demonstrasi dan menyerang partisipan-partisipan itu. Ratusan mahasiswa ditangkap dan dikeluarkan dari sekolah-sekolah tinggi dan berbagai universitas. Tanggal 4 (7) Maret 1901, demonstrasi di lapangan Katedral Kazan, St, Petersburg, dibubarkan secara amat brutal. Kejadian-kejadian selama Februari-Maret merupakan bukti kebangkitan revolusioner di Rusia; partisipasi kaum buruh dalam pergerakan di bawah slogan politik adalah luar biasa penting.


[7] Referensi ini ditujukan untuk tulisan Lenin yang berjudul "What Is To Be Done? Burning Questions of Our Movement" (Apa yang Harus Dilakukan? Permasalahan-permasalahan Mendesak Gerakan Kita).


[*] Tentulah akan dimengerti, bahwa agen-agen ini dapat bekerja secara berhasil hanya dalam kontak paling rapat dengan komite-komite lokal (kelompok-kelompok dan lingkaran-lingkaran diskusi) partai kita. Secara umum, tentulah, seluruh rencana yang diproyeksikan oleh kita bisa di implementasikan hanya dengan bantuan komite yang paling aktif, yang telah berkali-kali berusaha menyatukan partai dan yang, kami yakin, akan berhasil mencapai persatuan tersebut – bila tidak sekarang, kemungkinannya esok, bila tidak dalam satu cara, maka akan mengambil cara lain.


0 Responses to “Dari Sana Kita Mulai”:

Followers